Artikel ini diproduksi dengan menggunakan Penerjemahan Mesin.
Pipeline: cara merancang proses penjualan Anda
Sesuaikan pipeline Anda agar sejalan dengan proses penjualan perusahaan Anda. Setiap tahap di dalam tampilan pipeline mewakili langkah yang dilalui transaksi Anda sebelum menang atau kalah.
Pipeline yang terstruktur dengan baik membantu Anda melacak kemajuan, meramalkan pendapatan, dan mengidentifikasi hambatan dalam siklus penjualan Anda.

Tips untuk desain pipeline
Pipeline Anda harus selaras dengan cara Anda menjual.
Untuk membantu Anda memulai, Pipedrive menyertakan proses penjualan bawaan. Anda dapat menemukannya di tab transaksi dalam tampilan pipeline.

Sebelum mengedit atau membuat pipeline Anda, tinjau poin-poin di bawah ini bersama tim Anda:
Hal yang harus dipertimbangkan | Mengapa hal ini penting | Pendekatan yang direkomendasikan |
Apa saja langkah kunci dari kontak pertama hingga transaksi ditutup? | Pipeline Anda harus mencerminkan proses penjualan nyata Anda. | Daftarkan setiap langkah utama yang dilalui transaksi dan gunakan langkah-langkah tersebut sebagai tahapan Anda. Pastikan nama tahapan jelas dan berorientasi aksi. |
Apakah nama tahapan Anda spesifik dan dapat ditindaklanjuti? | Tahapan yang samar membuatnya tidak jelas apa yang perlu dilakukan selanjutnya. | Selaraskan tahapan dengan tindakan nyata, seperti "Jadwal pertemuan" atau "Pengajuan terkirim," daripada label umum seperti "Sedang dalam proses." |
Berapa banyak tahapan yang benar-benar Anda perlukan? | Terlalu banyak tahapan membuat pipeline sulit dipindai dan mengurangi adopsi. | Buat lebih sedikit tahapan untuk menjaga pipeline Anda tetap fokus dan mudah dikelola. |
Apakah tim yang berbeda mengikuti proses yang berbeda? | Alur kerja yang berbeda dalam satu pipeline dapat menciptakan kebingungan dan data berantakan. | Jika tim bekerja dengan cara berbeda, buatlah beberapa pipeline untuk menyesuaikan setiap proses. |
Perlukah transaksi berpindah antar pipeline? | Memindahkan transaksi antar pipeline dapat memengaruhi keakuratan pelaporan. | Hindari memindahkan transaksi melalui beberapa pipeline, karena hal ini dapat memengaruhi pelaporan di Insights. |
Atur pipeline Anda
Klik pada nama pipeline Anda untuk membuka menu dropdown dan pilih “+ Pipeline baru”.

Anda kemudian akan melihat sampel pipeline lima tahap yang dapat Anda edit.
Beri nama pipeline
Masukkan nama yang mencerminkan proses penjualan Anda.

Beri nama pada tahapan
Anda juga dapat mengubah nama tahapan agar sejalan dengan proses penjualan Anda.

Tambah tahapan
Arahkan pointer ke tahapan dan klik “+” untuk menambahkan tahapan baru di antara yang ada.

Hapus tahapan
Klik “Hapus Tahap” dan konfirmasi pilihan Anda.

Probabilitas tahap dan transaksi
Jika Anda memiliki data kinerja historis, Anda dapat menetapkan probabilitas tahap untuk memperkirakan seberapa besar kemungkinan transaksi di tahap tersebut untuk ditutup.

Jika Anda lebih suka menentukan kemungkinan untuk setiap transaksi individu, aktifkan probabilitas transaksi sebagai gantinya.

Transaksi yang mandek
Aktifkan fitur mandek untuk menyoroti transaksi yang berada terlalu lama di tahap tertentu.

Tentukan jumlah hari setelah itu transaksi mulai mandek. Anda akan diberi tahu ketika transaksi tetap berada di tahap yang sama melebihi waktu tersebut.
Setelah selesai, klik “Simpan perubahan”.
Edit pipeline yang sudah ada
Proses penjualan berkembang dari waktu ke waktu, jadi tinjau pipeline Anda secara berkala dan sesuaikan tahapan sesuai kebutuhan.
Buka menu dropdown pipeline, lalu klik ikon pensil di sebelah pipeline yang ingin Anda edit.

Anda akan melihat opsi pengeditan yang sama seperti saat membuat pipeline baru.
Klik “...” untuk menggandakan atau menghapus pipeline.

Apakah artikel ini berguna?
Ya
Tidak